Sabtu, 08 Juni 2013

RPP AKIDAH AKHLAK TENTANG GHADHAB




 
TUGAS INDIVIDU
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
MATERI AKIDAH AKHLAK I
Dosen Pembimbing : Zulpadli, S.Ag
Disusun oleh :
Nama           :  YUHAZI
                 Semester       :  II B
                 Nim/Nirm       :  212-3320/1304-1112-12557


                
PROGRAM STRATA SATU (S1)
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI)
YAYASAN NURUL ISLAMI (YASNI) MUARA  BUNGO
TAHUN AKADEMIK 2013/2014


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah                       : SMP
Mata Pelajaran            : Akidah Akhlak
Kelas                           : VIII/2
Standar Kompetensi   : II. Siswa mampu menghindari prilaku tercela
Kompetensi Dasar      : II.I Menjelaskan pengertian ghadhab
Indikator                      :  1.  Menjelaskan pengertian ghadhab
                                     2.  Membaca dan mengartikan dalil naqli tentang ghadhab
                                     3.  Menjelaskan bahaya dan akibat ghadhab dalam kehidupan
Alokasi Waktu             : 2 X 40 Menit (1 pertemuan)

Tujuan Pembelajaran
          Siswa mampu menjelaskan pengertian ghadhab, membaca dan mengartikan dali naqli serta menjelaskan bahaya dan akibatnya dalam kehidupan.
Materi Pembelajaran
          Pengertian tentang ghadhab
          Dalil naqli tentang ghadhab
          Bahaya dan akibat dalam kehidupan
Metode Pembelajaran
          Ceramah
            Guru menjelaskan pengertian ghadhab dengan memaparkan dalil naqli yang berkaitan dengan ghadhab.
          Tanya jawab
            Siswa mengadakan Tanya jawab tentang ghadhab dan dalil-dalil yang berkaitan dengan ghadhab.
          Driil (latihan)
            Menanamkan siswa terampil menyebutkan pengertian, bahaya dan akibatnya, contoh dan dalil-dalil tentang ghadhab.

Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
Kegiatan pendahuluan
          Guru memberi salam dan memulai pembelajaran dengan berdo’a
           Guru mengabsensi siswa-siswa
          Guru menanyai salah satu siswa untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan mereka tentang ghadhab.
Kegiatan inti
          Guru menjelaskan pengertian ghadhab dengan memaparkan dalil-dalil naqli yang berkaitan dengan ghadhab
          Siswa menelaah bahaya dan akibat ghadhab dalam kehidupan
Kegiatan penutup
          Guru menanyai pada siswa mengenai mampukah siswa menghindari sikap ghadhab didalam kehidupan sehari-hari.
           Guru memberikan kesimpulan dari materi yang telah di bahas kepada para siswa-siswa
          Siswa membaca do’a akhhir majlis bersama-sama.
Sumberbelajar
          Buku PAI kelas VIII Penerbit Erlangga
          Buku PAI kelas VIII Penerbit Yudhistira
Penilaiaan
Tekhnik
          Test tertulis
Bentuk instrument
          Test uraian
Instrument
    1.     Jelaskan pengertian ghadhab !
    2.     Jelaskan bahaya dan akibat perilaku ghadhab dalam kehidupan !
    3.     Tuliskan dalil naqli tentang ghadhab !
    4.     Berikan contoh perilaku ghadhab !


Mengetahui                                                                               Muara Bungo, 30 April 2013
Kepala Sekolah                                                                                Guru Mapel PAI


(………………………)                                                                             YUHAZI



Saran Kepala Sekolah
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………















PEMBAHASAN

Sebagai orang yang beriman, kita harus senantiasa menghindari sikap ataupau perilaku yang tidak dianjurkan oleh Allah swt dan Rasul-Nya, baik dalam urusan ubudiah maupun muammalah. Diantara sikap dan perilaku yang harus kita hindari dalam urusan keduniaan adalah Ananiah, Ghadhab, Hasad, Ghibah dan Namimah Riba, Tabzir, Minuman keras.

Ghadhab
Agama islam telah melarangkan kita untuk bersikap ghadhab dalam kehidupan. Apakah yang dimaksud dengan ghadhab dan apa mudharatny abersikap ghadhab ?
a.       Pengertian gadhab

Kata ghadhab secara harfiah berarti marah atau pemarah. Sedangkan menurut istilah ghadhab berarti sifat atau sikap seseorang yang mudah marah setiap melihat atau menghadapi persoalan kehidupan yang tidak disukai. 
Adapun bentuk-bentuk marah bermacam-macam ada kalanya kelihatan dari wajahnya yang cemberut, mata yang melotot, berkata-kata kasar dan kotor hingga kadang-kadang sampai terjadi perkelahian, Sebagaimana sabda Rosullah SAW :

     Artinya :    “Bahwasanya marah itu merusak iman, seperti barang yang pahit merusak madu”.
       Rasulullah bersabda:




            “Dari Abu Hurairah ra. Bahwasanya Rasulullah saw bersabda” Bukanlah orang kuat itu orang yang kuat dalam bergulat. Orang kuat yang sebenarnya adalah orang yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah.”

        Bahaya Sifat Pemarah
1.       Merugikan diri sendiri maupun orang lain.
2.       Merupakan sumber pertengkaran, percekcokan dan menimbulkan kebencian dan permusuhan
3.       Lebih membawa kerusakan dan kemudlorotan bagi dirinya maupun orang lain.
4.       Permasalahan tidak dapat diselesaikan dengan baik
5.       Menyebabkan terputusnya tali persaudaraan sesama muslim.

Cara Menghindari Pemarah
1.       Lebih baik mengalah dari pada menimbulkan kerusakan yang lebih besar. Mengalah bukan berarti kalah kan…?
2.       Jangan bicara yang menyinggung perasaan orang lain, jika salah kita ingatkan dengan cara yang baik.
3.       Selalu memberi maaf dengan tulus ikhlas, sebagaimana firman Allah :

 
Artinya : “Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, Maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik[1345] Maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya dia tidak menyukai orang-orang yang zalim. “(Q.S. Asy Syura : 40)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar